Kisah Abu Bakar Memuntahkan Makanan Haram

Kisah Abu Bakar Memuntahkan Makanan – Semenjak Abu Bakar memeluk Islam, beliau telah banyak membebaskan budak, bahkan Salah satu sahabat terbaik Nabi, Bilal Bin Rabbah adalah hasil tebusan dari Umayyah Bin Khallaf.

Kisah Abu Bakar Memuntahkan Makanan Hasil Perdukunan

Kisah abu bakar memuntahkan makanan hasil perdukunan

Suatu hari, salah seorang budak Abu Bakar yang sangat dermawan, selalu memberikan sebagian pendapatannya kepada beliau. Sampailah pada suatu hari budak tersebut mempersembahkan sedikit makanan dan kemudian dicicipi oleh sang Khalifah.

Budak tersebut heran, karena biasanya Abu Bakar akan lebih dulu bertanya, darimana sumber makanan tersebut, namun kali ini tidak. Kemudian Hamba Sahayanya bertanya :

“Wahai Abu Bakar, biasanya engkau akan bertanya terlebih dahulu mengenai sumber pendapatanku, tapi kenapa kali ini tidak..?”

Kemudian Abu Bakar menjawab :

“Aku sangat lapar, sehingga tidak sempat menanyakannya. Sekarang coba jelaskan, darimana sumber makanan ini..”.

Sabda Rasulullah SAW mengenai Makanan Haram

Lalu, Hamba Sahaya tersebut menjelaskan :

“Dahulu pada zaman Jahiliah, aku melewati perkampungan suatu kaum, kemudian aku membacakan mantra kepada mereka, lalu mereka berjanji akan memberiku imbalan suatu hari nanti. Beberapa hari yang lalu, aku bertemu kembali dengan kaum tersebut, dan kebetulan mereka sedang melangsungkan pernikahan, jadi mereka memberikanku makanan ini..”.

Setelah mendengar cerita Budaknya tersebut, Abu Bakar langsung berteriak sembari berucap :

“Kamu nyaris membinasakanku…!!”.

Kemudian dia berusaha mengeluarkan semua makanan yang telah ditelannya tersebut. Mulanya, dia memasukkan tangannya ke dalam mulut, namun tak kunjung muntah.

Lalu seseorang melihat dan memberi saran agar Abu Bakar meminum banyak air. Setelah dicoba, dia pun muntah dan semua makanan yang telah tertelan menyembur keluar.

Kemudian seseorang lainnya berkata :

“Semoga Allah merahmatimu, wahai Abu Bakar. Engkau bersusah payah mengeluarkan isi perutmu hanya karena sesuap makanan..”.

Dengan tegas Abu Bakar menjawab :

“Meskipun aku harus kehilangan nyawa sekalipun, aku akan tetap mengeluarkannya. Karena aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda : Badan yang tumbuh karena makanan haram, Api Neraka pantas untuknya. Aku khawatir, jika ada bagian dari tubuhku yang akan tumbuh karena makanan ini..”. (Muntakhab, Kanzul-Ummal).

Makna dan Penutup

Demikianlah, kehati-hatian para sahabat sekaligus Khalifah di masa Rasulullah SAW. Bahkan hanya karena sesuap makanan yang haram, mereka rela kehilangan nyawa asalkan makanan itu bisa dimuntahkan.

Begitu pulalah cara mereka dalam menerapkan dan mendirikan sabda-sabda Rasulullah SAW, apapun risiko yang ada tidak menghalangi mereka untuk tetap menegakkannya.

Lalu, bagaimana dengan kita? Apakah dalam rutinitas sehari-hari, kita sering memakanan makanan yang berasal dari hal yang telah diperingatkan Rasulullah SAW tersebut (makanan haram) ?

Bagaimana pula jika kita pernah melakukan perjudian, pesugihan dan sejenisnya? Jika iya, mari bersama-sama untuk menghentikan dan memulai semuanya dengan cara yang halal.

Baca juga : Kisah Abu Bakar Dalam Membelanjakan Hartanya

Demikianlah, Kisah Abu Bakar Memuntahkan Makanan Hasil Perdukunan (makanan haram). Semoga Kisah Sahabat di atas bisa bermanfaat dan menjadi teladan untuk kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan komentar