Kisah Do’a Rasulullah SAW yang Mustajab

Kisah Do’a Rasulullah SAW yang Mustajab – Suatu ketika Abu Hurairah r.a mengisahkan kisah perjalanan beliau dengan Rasulullah SAW bersama rombongan sahabat lainnya.

Pada perjalanan tersebut orang-orang sudah mulai kehabisan bekal, perbekalan sudah sangat menipis.

Bahkan diantara sahabat ada yang sudah habis sama sekali perbekalannya, ada yang masih tersisa namun sangat sedikit, namun tidak cukup untuk melanjutkan perjalanan.

Inilah Kisah Do’a Rasulullah SAW yang Mustajab

Kisah do'a Rasulullah Saw yang mustajab

Akhirnya Umar bin Khattab r.a mengusulkan kepada Rasulullah SAW, wahai Rasulullah SAW, andaikata engkau mengumpulkan apa yang tersisa dari perbekalan orang-orang ini….

…Para sahabat yang ikut dengan engkau dalam perjalanan ini, kumpulkanlah sisa-sisa perbekalan mereka, kemudian engkau berdo’a kepada Allah memintakan keberkahan untuk makanan-makanan tersebut.

Kemudian Rasulullah SAW melakukan apa yang diusulkan oleh sahabat Umar bin Khattab. Makanan yabg tersisa tersebut dikumpulkan dihadapan Rasulullah SAW, kemudian Rasulullah SAW berdoa kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW berdo’a, dan setelah itu semua orang yang ikut dalam rombongan tersebut bisa mengisi kembali kantung perbekalannya sampai penuh.

Subhanallah, keberkahan do’a Rasulullah SAW adalah mu’jizat yang Allah tampakkan sebagai bukti Nubuwwah beliau.

Melihat kejadian tersebut, yang tadinya makanan tinggal sedikit, namun bisa memenuhi semua kebutuhan para sahabat yang ikut dalam perjalanan tersebut, melihat kejadian tersebut, kemudian Rasulullah bersabda :

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ

Artinya :


Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga.” (HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621).

Hadits ini dijadikan oleh para ulama sebagai salah satu dalil yang menunjukkan bahwa salah satu syarat ‘laailaaha illallah’ adalah yakin, yaitu lawan dari syaq (keragu-raguan).

Manakala seseorang mengucapkan kalimat syahadat dengan penuh keyakinan, tidak ada keraguan sedikitpun pada hatinya tentang kebenaran bahwa hanya Allah SWT saja yang berhak diibadahi, dan mengikhlashkan segenap hatinya untuk tunduk beribadah hanya kepada Allah SWT.

Sekaligus hadits ini menunjukkan bukti kebenaran, risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW karena Allah SWT menunjukkan Mu’jizat melalui tangan beliau yang penuh keberkahan.

Penutup

Demikianlah, kisah do’a Rasulullah SAW yang Mustajab dalam meminta kepada Allah SWT, agar diberi kecukupan dalam perbekalan makanan. Semoga Kisah Rasulullah di atas bisa bermanfaat dan kita ambil hikmahnya.

Sumber : https://www.lawpedia.site

Tinggalkan komentar